Asuransi Jiwa…

Siapa siy yang sebenernya butuh asuransi jiwa??jawabannya adalah…

  •  Siapa saja yang punya tanggungan secara financial. Misalkan punya anak/istri/suami/ortu/anak angkat/saudara/dll yang keuangannya tergantung kepada kita…klo suami istri bekerja??nah yang ini pilihan, kalo keduanya berkontribusi seimbang atau beda tipis mendingan ikut keduanya dengan UP memadai dan proporsional, kalo salah satunya mendominasi boleh satu aja yang ikutan (ikut semua juga lebih baik), kalo salah satunya tidak bekerja cukup satu saja yang ikutan sedang yang lain ikut asuransi kesehatan saja. UP(Uang pertanggungan) idealnya berapa??cari di google deh dah banyak yang membahas klo aku siy tidak terlalu mementingkan UP ideal yang pasti semampu kita membayar premi dan dirasa nilainya ckup layak dalam term tertentu sesuai lama pertanggungan kita (yang ini jangan dicontoh yah…).
    Ingat !!! sekali lagi yang butuh Asji adalah Penanggung bukan sebaliknya jadi anak gak perlu Asji
  • Siapa aja yang belum punya asset/harta cukup jika suatu ketika terjadi ketidakmampuan tetap hingga kematian (ini terkait dengan point 1) jadi klo kita punya tanggungan dan tak cukup punya harta/assets yang bisa digunakan melanjutkan kehidupan financial para tertanggung yah kita mesti punya Asji..klo yang kaya raya dan assetnya cukup untuk dipakai tanpa UP asuransi??ya gak perlu Asji tinggal dikelola saja supaya asset terus dan terus tumbuh…tapi orang2 kaya yang sampe 7 turunan gak abis2 tetep pake Asji gak dilarang kok, cuman kurang tepat sasaran ajah…
  • Siapa saja yang punya kewajiban kepada pihak lain alias “Hutang” nah kalo yang ini kayaknya kita gak perlu susah-susah deh biasanya dah diurus ama pihak pemberi hutang (kreditur). Misal: KPR pastilah kita berkewajiban menutup Asji atas nama pemilik rumah hingga tenor KPR selesai jadi kedua belah pihak tidak lagi memikirkan kalo seandainya terjadi kematian kepada debitur maka Asuransilah yang melanjutkan pembayaran cicilan KPR (enak buat kedua belah pihak bukan?).

Nah sekarang kalo anda termasuk salah satu dari ketiga kriteria diatas maka kita mestinya memprotek diri kita demi orang-orang yang kita sayangi dengan yang namanya Asuransi Jiwa, sekarang apa ajah siy asuransi jiwa yang kita kenal..??

  1. Asuransi jiwa berjangka (term life insurance) yaitu jenis asuransi jiwa dimana kontrak asuransinya berlangsung selama jangka waktu tertentu. Apabila terjadi risiko kematian selama kontrak asuransi berlangsung, maka pihak asuransi akan membayar sejumlah uang pertanggungan kepada ahli waris anda. Namun, apabila tidak terjadi risiko kematian selama kontrak asuransi berlangsung maka Anda tidak mendapatkan nila tunai apapun baik berupa uang pertanggungan maupun pengembalian dari premi yang sudah dibayar. Tidak ada unsur tabungan maupun investasi dalam asuransi berjangka. Karena itu asuransi jiwa berjangka memang diambil hanya untuk proteksi saja.
  2. Asuransi Jiwa Dwi Guna (endowment), asuransi jiwa jenis ini hampir sama dengan asuransi jiwa berjangka yang bisa diambil selama jangka waktu tertentu. Bedanya , asuransi jiwa Dwi Guna menjamin pemberian uang tunai yang besarnya bisa sejumlah uang pertanggungan atau sejumlah pengembalian premi yang sudah dibayar berikut hasil investasinya. Sejumlah nilai tunai tersebut tetap akan diberikan tidak peduli terjadi risiko kematian atau tidak. Yang pasti jika terjadi risiko kematian maka pihak asuransi akan membayar uang pertanggungan, jika tidak terjadi risiko kematian , pihak asuransi juga tetap akan membayar sejumlah nilai tunai pada akhir kontrak asuransi. Dengan demikian karena yang dibayar bukan cuma proteksi saja tetapi berikut setoran tabungan, maka premi asuransi jiwa Dwi Guna menjadi lebih mahal dibandingkan asuransi Jiwa Berjangka.
  3.  Asuransi Jiwa Seumur Hidup (whole life insurance), sama seperti asuransi jiwa Dwi Guna yang menggabungkan unsur proteksi dengan tabungan dan investasi menjadi satu, namun jangka waktu atau kontrak asuransinya berlangsung seumur hidup ( biasanya berlangsung sampai Anda berusia 99 tahun ). Akibatnya premi asuransi jiwa seumur hidup lebih mahal daripada asuransi jiwa berjangka juga lebih mahal dari premi asuransi jiwa Dwi Guna. Sebab selain mendapat sejumlah nilai tunai berikut hasil pengembangan dananya , keuntungan proteksinya juga berlangsung seumur hidup

Nah….setelah tau jenisnya tinggal pilih sesuai kemampuan dan kebutuhan anda…mana yang terbaik??lagi-lagi kalo kita termasuk murid si Ligwina H. atau beberapa Financial Planner lainnya pasti rekomendasinya item 1. cuman buat yang gak rela duitnya angus saban tahun biasanya ambil yang kedua cuman nilai tunainya bukan senilai UP karena akan sangat mahal preminya beda lagi kalo setidaknya senilai premi yang kita bayarkan (kurang lebih) nah menurut ilustrasi yang pernah saya dapat biasanya preminya 2x lipat dari premi yang term life murni…jadi klo punya uang lebih silahkan pilih alternatif 2 ini. Kalo yang ke-3??Waduh klo yang ini bener2 berat diongkos jadi gak terlalu direkomendasikan kecuali emang bersedia bayar gede yakzzz….
Sedikit ilustrasi dibawah berdasarkan yang saya dapat dari agen asuransi A….untuk produk termlife murni dan satu lagi untuk yang bernilai tunai
Term Life
Usia: 28 tahun tidak merokok (makin muda makin murah lo…)
UP: 500jt
term: 5,10,15 sampai 20 tahun sama jadi flexible sekaleeee
premi: 1.5jt/th atau klo dibuat bulanan 125rb/bulan atau gak nyampe 5rb/hari (halaahhhh bahasanya)

Endowment
Ada nilai tunai di akhir masa perjanjian yang nilainya bisa bagi hasil nasabah dengan Asuransinya atau ada juga yang senilai premi bulanan+investasi (yang besarnya tingkat investasinya masih ditentukan kemudian atau menurut bunga pasar 6-10%)
Usia: 28 tahun tidak merokok (makin muda makin murah lo…)
UP: 500jt
term: 5,10 sampai 15 tahun sama jadi flexible sekaleeee
premi: 2.9jt/th atau klo dibuat bulanan 242rb/bulan atau 8rb/hari cmiiw
nilai tunai: belum bisa dipastikan tapi pasti diberikan setidaknya mendekati nilai premi yang dikeluarkan🙂

Nah kalo ilustrasi dibawah berdasarkan agen B:
Asuransi jiwa murni term life
Usia: 28 tahun tidak merokok (makin muda makin murah lo…)
UP: 1M (Peraturan perusahaan Asji min premi 2jt/th jadi untuk usia 28 dapetlah 1M)
term: 5-20 premi tetap selanjutnya premi ditinjau ulang (bisa sampai usia 70tahun)
premi: 2.060jt/th atau klo dibuat bulanan 172rb/bulan atau gak nyampe 6rb/hari
Asuransi jiwa whole life (seumur hidup), bayar 10x saja (10 tahun) perlindungan seumur hidup
Usia: 28 tahun tidak merokok
UP: 500jt
term: s.d 99 tahun
premi: 4.910jt/tahun
Sangat-sangat menarik semuanya………………………
Aku dah ikut??Belom lah…masih ada PR lainnya🙂

sumber: http://www.merdu.net dan ilustrasi agen asuransi

2 thoughts on “Asuransi Jiwa…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s