Unitlink Lanjut atau Stop??

Gonjang ganjing pro-kontra Unitlink bukan barang baru setelah dikenalkan tahun 2003 dan booming di tahun 2005-an asuransi+investasi+lain2 yang belum tentu dibutuhkan oleh nasabah ini, “awalnya” emang sangat menggoda siapa yang tak silau cukup dengan premi beberapa ratus ribu rupiah per bulan berbagai manfaat didapat mulai dari asuransi jiwa (yang jumlahnya ternyata sangat-sangat kecil), asuransi kesehatan (santunan rawat inap, penyakit kritis, payor, dll) masih ditambah manfaat nilai tunai/hasil investasi yang dimasukkan ke beberapa instrument reksadana saham dan sejenisnya alhasil saat itu kami menganggap premi kami tak akan pernah hangus malah bertambah dan bertambah sebagai nilai tunai meski baru disadari ternyata kami salah. Dengan pendekatan para agen dan review yang bagus sayapun tergoda dan membujuk hubby ikutan di Dec 2008 (waktu itu masih pacaran). Kenapa gak ikut sendiri??waktu itu saya terlanjur ikut asuransi lain yang juga baru saya sadari ternyata saya “tak” membutuhkannya😦.
Kembali ke unitlink yang diambil hubby, jujur waktu ambil dulu analisa kami hanya singkat2 dan terlanjur terbuai akan janji manis dan hasil investasi 10 tahun mendatang daaannn sekarang setelah menikah dan lebih mencermati kemana uang kami mengalir mau tak mau (meski telat) analisa ulang terhadap semua pos pengeluaran mesti dilakukan sehingga kami bener2 “firm” dan tak menyesal di kemudian hari…fiuh berat bener bahasanya.
Intinya begini sebelum diputuskan nasib si anak malang “Unitlink” ini tentunya ada perhitungan yang masuk akal terlebih dahulu oleh karena itu iseng-iseng saya baca kembali ringkasan ilustrasi unitlink milik hubby dan menuangkannya dalam worksheet dan saya buka-bukaan ajah deh kali ajah ada yang formasinya sama jadi gak perlu menghitung ulang kalo beda??monggo dibaca ringkasannya sendiri2 (mudah2an hitung-hitungan dodol saya ini mendekati benar)

  • Premi berkala : IDR4200K atau IDR350K/bulan
  • Alokasi premi berkala (64.29% untuk premi bulanan, 35.71% untuk top-up/saver/investasi) –> udah mulai keliatan ruginya yah…sabarrr
  • Alokasi investasi : 100% equity fund
  • Manfaat yang diambil : asji (utama), crisis cover, santunan rawat inap, kecelakaan dan ketidakmampuan tetap
  • Rencana masa pembayaran premi : 10 tahun
  • Start : Dec 2008

Note: Perhitungan di bawah ini dilakukan tanpa memperhitungkan hasil investasi di masa datang, ataupun settlement bulanan dari agen jadi murni perhitungan sendiri dengan berdasarkan pada tabel komposisi alokasi premi yang dibentuk kedalam unit (biasanya ada di paling belakang lembar ilustrasi asuransi, silahkan dilihat sendiri)cmiiw please welcome

Biaya akuisisi: merupakan biaya-biaya yang timbul selama unitlink ini berada di tangan pengelola meliputi: biaya administrasi bulanan sebesar IDR27.5K, biaya asuransi (semakin banyak rider/tambahan makin gede) dan tiap tahun naik tanpa informasi, biaya pengelolaan sebesar 0.75-1.75% (sesuai dengan jenis investasi yang dipilih), top-up premi tunggal IDR100K (jika melakukan top-up premi tunggal)

Hasilnya sebagai berikut D=dana masuk dari nasabak a.k.a kami, I=investasi yang terbentuk, A=biaya akuisisi

  1. Akhir tahun ke-1–> D:IDR4200K, I:IDR1500K, A:IDR2700K, prosentase biaya akuisisi: 64.29%
  2. Akhir tahun ke-2–> D:IDR8400K, I:IDR3840K, A:IDR4560K, prosentase biaya akuisisi:  54.29%
  3. Akhir tahun ke-3–> D:IDR12600K, I:IDR7459K, A:IDR5141K, prosentase biaya akuisisi: 40.80%
  4. Akhir tahun ke-4–> D:IDR16800K, I:IDR11179K, A:IDR5621K, prosentase biaya akuisisi: 33.46%
  5. Akhir tahun ke-5–> D:IDR21000K, I:IDR14899K, A:IDR6101K, prosentase biaya akuisisi: 29.05%
  6. Akhir tahun ke-6–> D:IDR25200K, I:IDR18990K, A:IDR6210K, prosentase biaya akuisisi: 24.64%
  7. Akhir tahun ke-7–> D:IDR29400K, I:IDR23115K, A:IDR6285K, prosentase biaya akuisisi: 21.38%
  8. Akhir tahun ke-8–> D:IDR33600K, I:IDR27240K, A:IDR6360K, prosentase biaya akuisisi: 18.93%
  9. Akhir tahun ke-9–> D:IDR37800K, I:IDR31365K, A:IDR6435K, prosentase biaya akuisisi: 17.02%
  10. Akhir tahun ke-10–> D:IDR42000K, I:IDR35490K, A:IDR6510K, prosentase biaya akuisisi: 15.5%

Selesai…kalo dilihat secara total pasti semua setuju busyettt biaya akuisisinya gede bener…kita ajah mau beli reksadana dipotong 0.5-2% mikirnya lambreta tapi dengan unitlink pengelola bisa menentukan biaya akuisisi sedemikian besar. Kita rugi??itungan investor siy iyahhhh bangeeetttt. CUMA…apakah bijaksana menutup Unitlink kita sekarang tengok per Mei ini dana yang telah kami masukkan adalah 6.3jt invesatsi yang terbentuk (tanpa memperjitungkan marjin) 2.5jt-an dan biaya akuisisi yang tersedot telah mencapai 3.7jt-an huwaaa…Mau tutup??bentar dulu kayaknya setelah dilihat berulang-ulang angkanya jika kita lanjutkan sampai akhir ke-10 total biaya akuisisi adalah 15.5% nah apakah kami masih bisa berharap return investasi equity kami mencapai margin segitu??jika iyah paling tidak impas dan anggap ajah dapet asuransi bla bla bla gratissss, jika lebih kita untung 2x ya nilai investasinya ya dapet asuransi yang macem2 tadi, jika saham anjlok abis-abisan saat jatuh tempo (10tahun) yah kita nangis bombay atau hal yang masih bisa dilakukan adalah tidak mencairkan dana investasi tersebut sambil berharap nilai saham kita naik kembali … Siapa juga yang bisa menerawang 10 tahun lagi. Here we go segala keputusan kembali ke tujuan financial masing-masing…

Aku memilih berpikir sejenak🙂 sambil makan pisang goreng🙂

6 thoughts on “Unitlink Lanjut atau Stop??”

  1. Aku juga kejebak mbak heheh… Aku niatnya narik dananya kalo dah kliatan ‘untung’ saldonya. Mendingan dibeliin emas kan.

  2. @Wina
    Klo aku lihat untung saldonya ya mendekati jatuh tempo atau sampai jatuh tempo balik modal aja untung…hihihi…tapi gpplah kan emang bukan investasi doank tapi ada asuransinya anggap ajah balik 75% dah untung 25% emang buat preminya…feel free…aku sementara ini lanjut dulu sampai….(belum tau)

  3. aku tutup nis, mumpung br setaun, udah pernah klaim lumayan gede juga jd dipikir2 ga terlalu rugi lah *oh well, rugi sih sekitar 6 jutaan :p*

    aku alihin ke RD campuran🙂

  4. @tya
    ditutup yah…ehm aku belom pernah claim samsek dan emang ambil premi minimal (setara 1 gram emas kayaknya hihihihi) tp teteup ajah “berasa” cumaaannnn masih pilih bertahan.

  5. Lho …. kan memang yang ngambil program ini tujuannya bukan untuk investasi doang, tapi juga untuk proteksi. Kalau kita nggak ada klaim, hitung2 bantu orang lain lah. Kalau benar2 mau hasil investasi lebih bagus, ganti aja produk Unit Link yang Preminya sekali bayar (bukan yang berkala) dengan proteksi dasar yakni hanya kematian dan cacat tetap saja. Setahu saya biaya akuisisi produk jenis ini hanya 5% selamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s