Cek Kondisi Keuangan Keluarga for New Year

Tahun baru 2010 sudah didepan mata resolusi pribadi-pun telah dibuat bertepatan dengan tahun baru islam kemaren…toleh kebelakang setahun banyak agenda penting dalam kehidupanku terjadi di tahun 2009 utamanya apalagi kalo bukan pernikahan kami di bulan Juli 2009 yang telah kami persiapkan sejak Jan 2008 (lama juga yah), Mengingat kami sangat ingin menghandle dengan biaya secara mandiri (walaupun masiy ada bantuan dari ortu n mertua juga ;)). Tahun sebelumnya agenda terbesar kami adalah punya rumah mungil dengan KPR dan Alhamdulillah telah terwujud dan berjalan setahun ini.

Membaca detikfinancial tercerahkan kembali bahwa kita tidak boleh lengah menghadapi tahun baru celebration, year end sale, apalagi kalo yang dapet bonus atawa insentif jangan napsu menghabiskannya sekaligus. Tahap satu yang mesti dilakukan adalah cek kesehatan keuangan anda dengan hitung cicilan hutang anda per-bulan:

  • Kurang dari 30% dari total penghasilan : Aman artinya masih punya kemampuan kuat untuk menyelesaikan hutang secara lancar
  • Antara 30-50% dari total penghasilan : Dalam perhatian khusus, artinya pengembalian cicilan hutang berpotensi mengalami keterlambatan sebelum masuk ke tahap macet
  • Diatas 50-60% dari total penghasilan : kurang lancar, artinya sudah pasti mengalami tingkat kemacetan pembayaran yang melebihi 3x cicilan per bulan dan berpotensi lebih buruk lagi
  • Diatas 60% dari total penghasilan : sangat menghawatirkan, artinya posisi berada pada potensi besar untuk tidak mampu menyelesaikan pembayaran cicilan alias macet

Selanjutnya, lakukan solusi untuk menyelesaikan hutang jika berada pada posisi diatas 30% dan tindakan yang harus diambil adalah mutlak mencari bantuan bukan pinjaman (karena akan menambah hutang baru), ini harus benar2 diusahakan jika tak ingin terpuruk lebih jauh ihhhh syerem amat yakz.

Hutang jika dikelola dengan baik akan sangat membantu kita untuk mendapatkan tujuan-tujuan hidup kita. Jika kita karyawan maka solusi pengelolaan ada di 2 sektor yaitu menambah penghasilan atau mengurangi belanja ;( pilihan yang tak mudah bukan???

Kembali kepada kondisi keuangan keluarga baru seperti kami, meskipun secara rutin aku punya catatan pemasukan dan pengeluaran kami setiap bulan tetep ajah tak bisa menghindar dari kebutuhan darurat, kebocoran sana sini dan pastinya godaan belanja. Ditambah lagi sebagai keluarga baru yang segala sesuatunya masih diupayakan dari tak ada menjadi ada mulai  bikin dapur, bikin teras, sampai isi perabot rumah kami. Maka sampai saat ini kebebasan financial yang didengung-dengungkan masih sangat jauh dari angan kami tapi tetep ingin kita mulai Caiyooo…

Hitung menghitung cicilan hutang kami adalah 34% dari total penghasilan kami berdua. Wow…dah ditahapan kedua “zona perhatian khusus” meski belum kritis  tapi tetep mesti mendapat perhatian khusus banyak juga yah kalo dilihat terbesarnya tentu saja ada di cicilan KPR (yang naik tiap tahun ;(), lalu cicilan kartu kredit, dan cicilan lainnya. Karena saat ini belum dapat pencerahan untuk mendapatkan income tambahan maka yang bisa dilakukan di tahun 2010 adalah penghematan. Apalagi tengah tahun Insyaallah si dede lahir maka kebutuhan yang tidak terlalu penting mesti rela antri dulu yah…

Dan…rencana keuangan kami di 2010 (beberapa ada di resolusi pribadi-koe) tyt sangat2 fantastis jumlah rupiahnya OMG…semoga diberi kemudahan apa aja itu??

  • Renovasi dapur + Teras (Telah terbayar 1/3 bagian, sisanya mesti mencairkan deposito kami yang jumlahnya tak seberapa dan hari ini eksekusinya, dan kuras – kuras tabungan huhuhuh…bunganya boleh buat belanja yah hubby :). Biar gak stress banget2.
  • Menyambut kelahiran adek baby : caranya dengan menabung…menabung…dan menabung di account khusus mulai bulan depan dan sementara no dana darurat!!! memang siy ada asuransi kantor untuk melahirkan dan kontrol bulanan tapi banyak juga temen2 yang masih kena ekses (apalagi caesar di Jkt, makanya mudah2an bisa normal…Amien), gak hanya itu begitu dede lahir keperluan baby tidak murah lo mulai dari keperluan mommy sampai dedek sangat panjang listnya belum lagi jasa perawat dedek pas dah ditinggal kerja kembali semuanya butuh dana besar,.
  • Tambah perabot : asal tau ajah dirumah belum ada banyak barang kursi ajah belom ada satupun tapi gak urgent lah yah…setelah disaring seketat mungkin tambah perabotnya dikisaran mesin cuci dan sofa/meja makan (salah satu dulu)
  • Investasi dan/ asuransi : begitu dedek lahir aku pengen banget masa depannya kelak jelas dan kalo kami (orang tuanya) terkena kenapa-kenapa  (siapa yang tahu umur kita kan ya…) masih bisa melanjutkan kehidupannya dengan baik. Untuk itu mulai membandingkan investasi dan/asuransi dengan UP yang memadai. masih melirik-lirik ikutan asuransi term life plus (bagi hasil di akhir perjanjian), atau term life murni dengan premi lebih murah dan kombinasi dengan reksadana (bener-bener masih rencana). Dan alternatif lain asuransi pendidikan anak dimana keduanya bisa terpenuhi ya proteksi ya dana pendidikan tp tentu tidak maksimal tumbuhnya bukan dibanding reksadana…istilahnya masih searching for…

Mmmm…banyak juga yah, dan semuanya bikin ngos-ngosan padahal besok mau long wikend lagi. Boleh dunk Refreshing sebentar pengen nonton avatar ma sang pemimpi niy…Ok lah kalo begitu😉. Happy long wikend semua

8 thoughts on “Cek Kondisi Keuangan Keluarga for New Year”

  1. mbak, jika dirimu bulan depan da ga ada dana darurat….q mulai bulan kemaren udah ga ada….wes bener2 mepet..hehehehhe, buat wedding preparation….
    Bagus nih mbak rencana keuanganmu….bisa buat referensi q ntar tuh

  2. @Irma
    Iya susah bener nyisihin duit buat dana darurat, mulai bulan depan itu amblas blas…sekarang ada siy tapi dah dialokasikan ke bikin dapur (itupun kurang pula). Tapi gpp dikit2 en pelan2 ajah…caiyo

  3. Artikel dan Sharing Pengalaman Pribadi yang bagus sekali mbak Anis (mhn maaf klo salah sebut nama). Semoga banyak orang yang mampir ke blog ini untuk membaca artikel diatasm sehingga tercerahkan kondisi financialnya.

    Salam kenal dan Sukses selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s