Wedding Plan Antar Kota Antar Propinsi…(Part II)

Ini kelanjutan tips terdahulu yah….

4. Acara lamaran (H-8)

Ni tiap orang akan ada beda dan modifikasi sendiri, mulai cara melamar, seserahan, waktu, dll. Kebetulan kalo pengalamanq kemaren lamaranku dilakukan setelah lebaran (jadi tiket pesawat PP gak perlu lagi alias sekalian mudik) moment yang pas juga karena keluarga cami berkumpul semua jd bisa diajakin menjelajah Situbondoq ;P. sesuai kesepakatan berdua acaranya sederhana saja perkenalan kedua belah pihak, menyatakan maksud kedatangan untuk melamar, pemasangan cincin pertunangan dan makan-makan ajah…seserahan yang dibawa cincin lamaran, set kebaya akad+high heels (karena akan dipake saat akad nikah makanya dibawa duluan), tambahan lain kaya biasanya mulai kue lengket, jajanan pasar, buah-buahan, tart, dll.

Disini juga dilontarkan perkiraan acara (hari H) meski belum serius alias kasaran aja ada yg minta April, Juli, dst pokoknya blom Fix-lah….oh ya keluarga yang diboyong ke rumah waktu itu saudara kandung+ipar keluarga ibu camer. Total 25 orang gt lah…

5. Acara bales lamaran (H-5)

Nah yang ini dilakukan 3 bulan setelah lamaran…keluargaku datang membalas lamaran pihak laki2 datang ke Pandaan (kali ini kedua calon mempelai tetep di Jkt alias tak ikut pulang). Misi utama selain silaturrahmi adalah membawa kepastian tanggal hari H (diiringi diskusi juga tentunya). Barang bawaan cukup kue2 dan oleh2 khas daerahku.

6. Cleaning-Cleaning (H-3)

Buat calon pengantin antar kota, perlu satu waktu khusus dihadiri berdua untuk melakukan cleaning secara keseluruhan. Kebetulan ada pemilu legislatif ditambah cuti sehari aku en cami mudik en roadshow Pandaan-Stb-Pandaan-Malang tak lain dan tak bukan adalah cek kesiapan vendor, administrasi pernikahan (KUA), fitting baju dan test make-up (jika mungkin), cek gedung/lokasi, melihat contoh hasil fotografi + video dan bergerilya cetak label undangan (terutama tamu2 dari temen mempelai) plus yang paling penting menyiapkan PIC (temen2) undangan untuk selanjutnya menyebarkannya ke temen2 kita nanti, cos gak mungkin mengandalkan ortu kan??beri pesan khusus kalo undangan mulai disebar paling cepat H-3weeks sebelum acara…jgn lupa remainder dipasang saat dekat hari-nya.

7. Relax (H-2) sampai (H-1)

Relax disini bukan berarti tak mengurus vendor sama sekali, tapi pastikan semua vendor dah fix (entah yg perlu DP atau tidak). Hubungi sekali lagi semua vendor via contact personnya…setelah dirasa tak ada masalah mulailah memanjakan diri dengan perawatan, shopping, olah raga, minum vitamin, membaca buku pernikahan, lakukan pre-marital check-up, refleksi pokoknya enjoy ur day lah…lepaskan semua beban dan pasrahkan kepada semua yang telah diberi kepercayaan…gak usah panik, kurang ini itu wajar banget kerjakan sebisanya dan jgn memaksakan diri apalagi stress jauh2 deh….makan cukup, istirahat cukup, jaga stamina…dan yakinkan diri ini ibadah. Tingkatkan komunikasi dengan cami lakukan hal2 yang menyenangkan…(klo diperlukan puasa hajat senin-kamis dianjurkan juga loh…agar diberi kelancaran, kemudahan dan pernikahannya diridho’i Allah SWT) klo mau mutih silahkan saja….meski aku tak melaluinya kemaren ;P. Tapi tetep manglingi kan??Positive thinking jauh lebih penting……to be continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s